Menu

Software Aplikasi AnchorIT Inventory Bea Cukai Untuk Kawasan Berikat

Bea Cukai IT Inventory

Dengan diterapkannya Peraturan DJBC No. Per-2/BC/2012 yang mewajibkan seluruh kawasan berikat mempunyai aplikasi online IT Inventory Bea Cukai, maka perusahaan diharuskan memiliki software yang digunakan untuk mencatat aktifitas keluar masuk barang dengan sistem online yang dapat di akses oleh pihak DJBC.


Program Aplikasi IT Inventory Bea Cukai

Sistem online yang digunakan oleh perusahaan juga harus memenuhi kriteria-kriteria yang disesuaikan dengan masing-masing peraturan perundang-undangan yang mengaturnya, yaitu:

  1. Sistem informasi harus mampu mencatat pemasukan, pengeluaran, WIP, adjustment, dan stock opname
    secara kontinu dan realtime.
  2. Sistem informasi harus memiliki sistem reporting yang mampu membuat peraturan dengan bentuk dan
    format sesuai peraturan.
  3. Sistem informasi harus mampu mencatat, menyimpan, dan menampilkan riwayat aktivitas (log).
  4. Sistem informasi harus bisa diakses secara online dari Kantor Pabean dan memberikan data terkini (realtime)
    ketika diakses oleh pejabat Bea dan Cukai.
  5. Pencatatan dalam sistem informasi dilakukan oleh pihak yang memiliki akses (authorized access).
  6. Dalam hal terdapat perubahaan pencatatan atau perubahan data harus dilakukan oleh pihak yang
    memiliki kewenangan.
  7. Sistem informasi menggambarkan keterkaitan dengan dokumen kepabeanan dengan mencantumkan data jenis,
    nomor, dan tanggal pemberitahuan pabean.
  8. Akses oleh Direktorat Jendral Bea dan Cukai sebatas membaca laporan dan mengunduh (download) data laporan.

Bea Cukai IT Inventory Software